



Sebuah sikap yang lebih diambil lelaki berzodiak capricorn ini, bukan jumawa untuk terus menepuk dada tapi rendah hati yang selalu ia ambil, sebuah kutipan di blog nya “Saya menyebut saya sebagai pemain dari Liga Ceko, karena saya dan banyak teman saya bukanlah pemain utama di industri film Indonesia. Kami datang dari dunia antah berantah, berproduksi dan kemudian memenangkan banyak gelar di berbagai ajang di dunia. Kami bukan Liga Inggris yang gemerlap dengan segala pesonanya namun lolos ke kejuaraan Eropapun tidak. Jadi jangan heran, seperti Sparta Praha, Slovan Liberec dll yang kadang kala harus lewat kualifikasi dulu sebelum berangkat ke Champions League, saya (dan bisa jadi kawan-kawan sejenis) harus bersedia untuk tidak berada di peringkat awal prioritas. Sikap serupa yang dimiliki pak Bambang Haryanto yang lebih memilih di anggap WW (Wong Wonogiri) sebuah kota kecil di selatan surakarta. Padahal prestasinya sangat luarbiasa. Sebuah keteladanan yang mungkin bisa kita ambil dari orang “besar” seperti mereka.
Dan sebuah cita – cita di dunia sepak bola nya adalah menjadi ketua umum PSSI “cukup 2 musim “katanya . Dan membawa indonesia ke semifinal piala asia akan jadi targetnya kalau cita citanya itu terlaksana, selain itu dia juga ingin membuat liga yang kompetitif dan terstruktur secara profesional. Amieen.
Sukses buat romeo juliet nya cup.
