Tuesday, February 12, 2008

ULTIMATUM FIFA (mundurkah nurdin)


dari kompas.com gambar dari ongisnade.net

FIFA Tegaskan Pemilihan Ulang Ketua PSSI
Selasa, 12 Februari 2008 | 03:13 WIB

JAKARTA, SELASA - Badan sepak bola dunia atau FIFA, tetap serius dalam mendesak PSSI, induk organisasi sepak bola Indonesia, agar menggelar pemilihan ulang ketua umum. Pada sidang Komite Asosiasi FIFA, 5 Februari lalu, masalah terkait kepemimpinan PSSI termasuk agenda pembahasan.


Sesuai informasi yang dirilis di situs FIFA, badan sepak bola dunia itu mendesak PSSI agar segera merampungkan revisi Pedoman Dasar pada tiga bulan ke depan (maksimal hingga 5 Mei 2008). Dan setelah draft Pedoman Dasar itu disetujui FIFA, PSSI harus segera menggelar pemilihan ulang ketua umum, maksimal tiga bulan berikutnya (sebelum 5 Agustus 2008).

Desakan FIFA ini muncul karena menilai proses pemilihan ketua umum pada Munas PSSI di Makassar, akhir 2007 lalu, melanggar Pedoman Dasar PSSI sendiri, dan tidak sejalan dengan Kode Etik FIFA.Ketua Tim Penyempurnaan Pedoman Dasar PSSI, Dali Tahir, enggan berkomentar mengenai hal ini. Dali meminta Kompas bertanya kepada Ketua Komite Media PSSI, Mafirion.

Adapun Mafirion berpendapat, penuntasan revisi Pedoman Dasar hingga tiga bulan ke depan, bukan masalah. Sebab, draf revisi sudah jadi, dan siap dikirimkan ke FIFA untuk disetujui. Namun, Mafirion tidak menjawab dengan gamblang saat ditanya proses berikut setelah Pedoman Dasar itu nantinya disetujui FIFA. Termasuk, tidak menyinggung soal pemilihan ulang ketua umum.

1 komentar:

richard said...

Aduh, gambar Nurdin Halid berbuntut, bertanduk dan berkaos merah itu, saya kita iklan "PSSI GOES OPEN SOURCE" dengan "free BSD". He he he ... entah apa maksudnya, namun bobroknya suatu komunitas, yang selalu "disetan-setani" selalu pemimpinnya. Ada benarnya juga, tapi yang kecipratan jangan cuma diem dong, atau sedtidaknya legowo untuk mundur , agar tak dipilih lagi. Itu baru laki-laki. Kalau laki-laki dalam tubuh PSSI tak bisa lagi diandalkan untuk memimpin olahraga ini, lebih baik kita angkat Tamara Geraldine jadi ketuanya. Hematutu....

1