Showing posts with label Komisi Disiplin. Show all posts
Showing posts with label Komisi Disiplin. Show all posts

Thursday, April 30, 2009

Hasil Sidang Komdis PSSI Ke-35

Berikut beberapa keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dari persidangan tanggal 29 April 2009 di Sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta. Sidang ke-35 Komdis ini menghasilkan empat belas keputusan, yaitu :

1. Persikabo Kab. Bogor dihukum denda Rp. 10.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persikabo Kab. Bogor mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Copa : Persikabo Kab. Bogor vs Persijap Jepara, tanggal 20 April 2009).

2. Persik Kediri dihukum denda Rp. 45.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persik Kediri mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (ISL : PKT Bontang vs Persik Kediri, tanggal 18 April 2009).

3. PS. Arema Malang dihukum denda Rp. 20.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, PS. Arema Malang mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (ISL : Persiba Balikpapan vs Arema Malang, tanggal 18 April 2009).

4. Persis Solo dihukum denda Rp. 10.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persis Solo mendapat 5 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : Persiba Bantul vs Persis Solo, tanggal 12 April 2009).

5. Persibat Batang dihukum denda Rp. 15.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persibat Batang mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : PSSB Bireuen vs Persibat Batang, tanggal 16 April 2009).

6. PKT Bontang U-21 dihukum denda Rp. 15.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, PKT Bontang U-21 mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (U-21 : Persiba Balikpapan vs PKT Bontang, tanggal 20 April 2009).

7. PS. Arema Malang U-21 dihukum denda Rp. 10.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, PS. Arema Malang U-21 mendapat 5 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (U-21 : Persib Bandung vs Arema Malang, tanggal 20 April 2009).

8. Persiwa wamena U-21 dihukum denda Rp. 10.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persiwa Wamena U-21 mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (U-21 : PSM Makassar vs Persiwa Wamena, tanggal 16 April 2009).

9. Pertandingan Persibom Bolaang Mongondow vs Gresik United dinyatakan selesai dan Persibom Bolaang Mongondow dinyatakan kalah 0 -3 karena tidak terlaksananya pertandingan. (Div. Utama : Persibom Bolaang Mongondow vs Gresik United, tanggal 12 April 2009).

10. Pertandingan Persibom Bolaang Mongondow vs Persibo Bojonegoro dinyatakan selesai dan Persibom Bolaang Mongondow dinyatakan kalah 0 -3 karena tidak terlaksananya pertandingan. (Div. Utama : Persibom Bolaang Mongondow vs Persibo Bojonegoro, tanggal 16 April 2009).

11. Pertandingan PSIR Rembang vs Persekabpas Pasuruan dinyatakan selesai dan PSIR Rembang dinyatakan kalah 0 -3 karena tidak terlaksananya pertandingan. (Div. Utama : PSIR Rembang vs Persekabpas Pasuruan, tanggal 19 April 2009).

12. Pertandingan Persiku Kudus vs Persema Malang dinyatakan selesai dan Persiku Kudus dinyatakan kalah 0 -3 karena tidak terlaksananya pertandingan. (Div. Utama : Persiku Kudus vs Persema Malang, tanggal 19 April 2009).

13. Pertandingan Persikota Tangerang vs PSP Padang dinyatakan selesai dan Persikota Tangerang dinyatakan kalah 0 -3 karena tidak terlaksananya pertandingan. (Div. Utama : Persikota Tangerang vs PSP Padang, tanggal 16 April 2009).

14. Pertandingan Persibat Batang vs Persikad Depok dinyatakan selesai dan Persibat Batang dinyatakan kalah 0 -3 karena tidak terlaksananya pertandingan. (Div. Utama : Persibat Batang vs Persikad Depok, tanggal 20 April 2009).

Demikian beberapa keputusan Komdis pada sidangnya ke-35 yang ditandatangani oleh Ketua Komdis PSSI Hinca IP Pandjaitan, SH, MH, ACCS dan diumumkan melalui Komite Media PSSI.

Friday, March 20, 2009

Hasil Sidang Komdis PSSI Ke-32

Berikut beberapa keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dari persidangan tanggal 18 Maret 2009 di Sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta. Sidang ke-32 Komdis ini menghasilkan dua belas keputusan, yaitu :

1. Deltras Sidoarjo dihukum denda Rp. 30.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Deltras Sidoarjo mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (ISL : Deltras Sidoarjo vs Pelita Jaya, tanggal 1 Maret 2009).

2. Johan Ibo, pemain Pelita Jaya dihukum skorsing 2 kali pertandingan karena tingkahlaku buruk memancing keributan dan memprovokasi. (ISL : Deltras Sidoarjo vs Pelita Jaya, tanggal 1 Maret 2009).

3. Djalaludin Main, pemain Pelita Jaya dihukum Peringatan Keras karena tingkah laku buruk karena menendang pemain Deltras Sidoarjo Sdr. Gustavo Chena. (ISL : Deltras Sidoarjo vs Pelita Jaya, tanggal 1 Maret 2009).

4. Gustavo Chena, pemain Deltras Sidoarjo dihukum Peringatan Keras karena tingkah laku buruk karena mendorong pemain Pelita Jaya Sdr. Djalaludin Main. (ISL : Deltras Sidoarjo vs Pelita Jaya, tanggal 1 Maret 2009).

5. Persema Malang dihukum denda Rp. 10.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persema Malang mendapat 5 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : Persibo Bojonegoro vs Persema Malang, tanggal 8 Maret 2009).

6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persibo Bojonegoro dihukum denda Rp. 20.000.000,- + pertandingan tanpa penonton di Bojonegoro, tgl. 6 Mei 2009, Persibo Bojonegoro vs Perseman Manokwari karena penonton bertingkahlaku buruk melakukan pelemparan sehingga salah seorang ofisial Persema Malang mengalami cedera. (Div. Utama : Persibo Bojonegoro vs Persema Malang, tanggal 8 Maret 2009).

7. Henri Subagyo, Asisten Pelatih Persema Malang dihukum larangan beraktifitas di lingkungan sepakbola selama 6 bulan karena tingkahlaku buruk melempar tanah terhadap AW I. (Div. Utama : Persibo Bojonegoro vs Persema Malang, tanggal 8 Maret 2009).

8. Panitia Pelaksana Pertandingan PSAP Sigli dihukum denda Rp. 20.000.000,-karena adanya pelemparan dan keributan antara pemain pada saat selesai pertandingan (Div. Utama : PSAP Sigli vs PSSB Bireuen, 8 Maret 2009).

9. Persiraja Banda Aceh dihukum denda Rp. 15.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persiraja Banda Aceh mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : Persiraja Banda Aceh vs PSDS Deli Serdang, tanggal 9 Maret 2009).

10. PSDS Deli Serdang dihukum denda Rp. 15.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, PSDS Deli Serdang mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : Persiraja Banda Aceh vs PSDS Deli Serdang, tanggal 9 Maret 2009).

11. Persigo Gorontalo dihukum denda Rp. 15.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persigo Gorontalo mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : Persis Solo vs Persigo Gorontalo, tanggal 9 Maret 2009).

12. Persigo Gorontalo dihukum denda Rp. 20.000.000,- karena tingkahlaku buruk tim, Persigo Gorontalo mendapat 4 Kartu Kuning pada satu pertandingan. (Div. Utama : PSS Sleman vs Persigo Gorontalo, tanggal 13 Maret 2009).

Demikian beberapa keputusan Komdis pada sidangnya ke-32 yang ditandatangani oleh Ketua Komdis PSSI Hinca IP Pandjaitan, SH, MH, ACCS dan diumumkan melalui Komite Media PSSI.

Wednesday, February 25, 2009

kapolda kembali berulah.....

Polisi Tak Izinkan Laga Ulang Dua Pertandingan

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Riatmodjo tidak mengizinkan pertandingan ulang antara PSIS Semarang melawan Persijap Jepara dan Gresik United (GU) melawan Persis Solo. Alex menilai Komisi Disiplin PSSI tidak menyetujui langkah pengamanan polisi dengan memutuskan laga ulang itu.

"Dengan keputusan itu, Komisi Disiplin atau Komdis PSSI tidak menginginkan pertandingan sepak bola berjalan aman," kata Alex, Selasa (24/2) di Semarang. Dia juga mengingatkan bahwa polisi memegang peran penting sebagai pemberi izin untuk setiap pertandingan sepak bola.

Komdis PSSI memutuskan pertandingan ulang karena polisi dinilai ikut campur dalam pertandingan. Sebelum laga PSIS melawan Persijap di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (15/2), Alex turun ke lapangan untuk menyampaikan pesan kepada penonton, pemain, dan ofisial agar tertib. Apabila ada pelanggaran yang memicu keributan, polisi tidak segan menangkap pelakunya.

Pada pertandingan antara GU dan Persis Solo di Stadion R Maladi Solo, Kamis (12/2), polisi menangkap Nova Zaenal (Persis Solo) dan Bernard Mamadou (GU). Kedua pemain itu terlibat baku hantam ketika pertandingan masih berlangsung.

"Saya hanya menyampaikan pesan. Apakah itu dianggap sebagai intervensi atau bahkan intimidasi," kata Alex. Menurut Alex, himbauan kepada publik sepak bola seperti dalam laga PSIS melawan Persijap itu merupakan prosedur umum dalam pertandingan sepak bola.

Kamis pekan lalu, Alex bertemu dengan Ketua Komisi Keamanan PSSI Ashar Suryobroto. Dalam pertemuan itu, Ashar mendukung bentuk pengamanan yang diterapkan Polda Jateng. Alex dan Ashar juga sepakat mengusulkan adanya nota kesepahaman mengenai pengamanan sepak bola antara Polri dan PSSI.

Alex juga berencana untuk menunda pertandingan di Jawa Tengah selama masa kampanye berlangsung. "Kami harus berkonsentrasi pada pengamanan pemilu. Semua pihak harus paham bahwa pertandingan harus ditunda," ujar Alex. [den/kompas]

1