Monday, November 23, 2009

Persis Solo Tanpa Pemain Asing

Persis Solo yang akan belaga di kompetisi Divisi Utama 2009-2010 mendatang diperkirakan akan bertumpu pada para pemain lokal. Pasalnya dua pemain asing yang direkomendasikan Pelatih Persis, Abdul Hafid Djamado hingga Minggu (22/11) belum deal. Jika kedua pemain asing yang direkomendasikan yaitu Charles Uchena dan Alberto Paredes sampai dengan kompetisi belum bergabung pihaknya akan memaksimalkan pemberdayaan pemain lokal.

Jamado mengatakan sisa waktu tiga hari yang dimiliki Persis Solo sebelum menjamu Persikota, akan dimanfaatkan untuk memperhalus permainan. Karena dia mengaku ada beberapa kekurangan di timnya yang masih memerlukan perbaikan di antaranya soal komunikasi, koordinasi antarlini dan sebagainya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persis Solo, Paulus Haryoto mengatakan pihaknya mengaku kesulitan mendapatkan sponsor. Padahal saat ini pihaknya amat membutuhkannya menyusul minimnya dana. Terkait itu Panpel Persis berkomitmen bekerja tanpa honor maupun gaji dalam penyelenggaraan kompetisi Divisi Utama musim ini. Sementara, harga tiket pertandingan Persis yang dipatok lebih murah dibanding tahun lalu diharapkan bisa memberikan pendapatan maksimal bagi Panpel.

Menanggapi keluhan panpel, Pasoepati melalui Wapresnya minta lebih dilibatkan dalam setiap pertandingan yang dijalani Persis. Selama ini, komunikasi antara manajemen Persis dengan Pasoepati dinilai masih kurang sehingga Pasoepati pun menjadi kurang optimal dalam memberikan dukungan.

Wakil Presiden Pasoepati, Prapto Koting mengungkapkan, Pasoepati siap mengantarkan Persis mencapai prestasi terbaik dalam kondisi apa pun. ”Kami berharap para suporter dan penonton tetap membeli tiket saat menyaksikan pertandingan Persis. Jangan asal mbludus mengingat kondisi keuangan Persis yang sedang sulit,” jelasnya.

Dia mengatakan, dukungan Pasoepati terhadap laskar Sambernyawa akan diberikan secara total supaya kesebelasan kebanggaan Kota Solo tersebut bisa bermain maksimal. Menurut Prapto, Persis yang didukung para pemain berusia muda diyakini mempunyai fighting spirit yang tinggi sehingga takkan mudah tergoyahkan oleh rival-rivalnya.

Lebih lanjut, Prapto mengharapkan adanya komunikasi yang lebih intensif antara manajemen maupun pengurus Persis dengan Pasoepati. ”Kalau bisa sebelum pertandingan dilaksanakan, sudah ada komunikasi antara manajemen dengan Pasoepati. Dengan demikian, kami bisa lebih optimal dalam memberdayakan para suporter untuk mendukung Persis,” pintanya.

Dalam kesempatan lain, Persis Solo akan melaksanakan launching tim serta peluncuran kostum baru yang akan diginakan pada kompetisi divisi utama 2009/2010 pada hari ini, Senin 23 November 2009 pukul 18.30 WIB bertempat diBalaikota Solo. Rekan-rekan yang ingin bergabung dan mengahadiri dapat berkumpul di mess Persis pukul 18.00 WIB untuk melaksanakan pawai simpatik Pasoepati. :idea: (from : pasoepati.net)

1