Showing posts with label oman. Show all posts
Showing posts with label oman. Show all posts

Tuesday, January 20, 2009

Indonesia berhasil menahan Oman

OMAN, SENIN - Indonesia untuk sementara mampu menahan imbang tanpa gol tuan rumah Oman. Kedua tim yang tergabung di Grup B ini sedang melakoni laga pertama babak kualifikasi Piala Asia 2011.

Dalam laga di Sultan Qaboos Sports Complex, Senin (19/1), Oman lebih mendominasi pertandingan. Disaksikan puluhanribu suporternya, tim besutan Claude Le Roy ini yang baru saja menjuarai Piala Teluk, terus membombardir pertahanan Indonesia.

Namun, gempuran Ismail Al Ajmi dan kawan-kawan tak mampu mengoyak jala gawang tamu. Markus Horison yang berdiri di bawah mistar gawang Indonesia patut mendapat acungan jempol, karena kiper berkepala plontos tersebut melakukan sejumlah aksi gemilang untuk menggagalkan beberapa peluang Oman.

Sementara itu, Indonesia yang lebih berkonsentrasi pada pertahanan juga memiliki kesempatan mencetak gol. Peluang terbaik dimiliki Boaz Salossa yang lebih dulu melakukan aksi individu sebelum melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti. Beruntung, penjaga gawang Ali Al Habsi mampu mengantisipasi dan menepis bola keluar sehingga hanya melahirkan tendangan pojok.

Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Oman, Australia dan Kuwait. Setelah melawan Oman, tim besutan Benny Dollo ini akan kembali ke Tanah Air untuk mempersiapkan diri menghadapi Australia di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1). (LOU)

Monday, January 19, 2009

Jangan Gentar Hadapi Juara Piala Teluk

Dalam beberapa jam ke depan, Indonesia akan mengawali kiprahnya dalam Pra Piala Asia 2011 menghadapi Oman di Sultan Qaboos Sports Complex, Muscat, Oman. Sebuah pertandingan yang cukup berat mengingat Oman saat ini berpredikat sebagai yang terbaik di antara negara – negara arab lainnya.

Prestasi kedua tim dalam sendiri, memang sangat bertolak belakang. Oman baru saja menjuarai Piala Teluk 2009 setelah mengalahkan Arab Saudi di final, Sabtu (17/1) lalu. Sedangkan Indonesia justru gagal meraih yang terbaik di kawasan regional ASEAN dalam AFF Championship 2008.

Jika melihat pada fakta yang ada, memang peluang Indonesia sepertinya sangat tipis untuk bisa mencuri poin di Oman. Bahkan Oman memiliki catatan rekor tidak pernah terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir sejak ditangani pelatih Claude Le Roy. Lawan yang dihadapi pun bukan sembarangan, diantaranya mereka mengalahkan Iraq, Bahrain, Qatar dan China. Dari delapan pertandingan tersebut pun, gawang Oman yang dikawal Al Habsi baru kebobolan satu gol saat menang 3-1 atas China Desember tahun lalu.


Namun, sejarah mencatat, Indonesia memiliki rekor yang bagus saat menghadapi tim – tim juara Piala Teluk.

Pada tahun 1996, Indonesia berhasil menahan imbang Kuwait 2-2 di laga perdana Piala Asia 1996 di UAE. Saat itu, Kuwait adalah juara Piala Teluk 1996 dengan mengalahkan Qatar.

Prestasi serupa berlanjut dalam Piala Asia 2000 di Lebanon. Indonesia yang diasuh pelatih Nandar Iskandar kembali membuat kejutan dengan menahan Kuwait 0-0 di laga perdana Piala Asia 2000. Jassem Al Houwaidi dkk saat itu begitu frustasi menembus pertahanan Indonesia yang bermain defensive dengan dikomandoi oleh Sudirman yang saat ini menjadi asisten pelatih Benny Dolo. Kuwait sendiri saat itu berpredikat sebagai juara Piala Teluk 1998. Sedangkan tahun 2000, Piala Teluk tidak digelar.

Prestasi paling gemilang terjadi pada Piala Asia 2004 di China. Indonesia mencatat kemenangan 2-1 atas Qatar yang merupakan Juara Piala Teluk 2004. Tragisnya lagi, kemenangan tersebut membuat pelatih Qatar, Phillipe Trousiere harus menerima pemecatan dari asosiasi sepakbola Qatar.

Sederetan fakta tersebut memang hanyalah catatan sejarah. Namun, hal itu menunjukkan bahwa tetap ada peluang bagi Indonesia untuk mengimbangi Oman dalam pertandingan nanti. Paling tidak, catatan tersebut bisa menjadi spirit bagi Charis Yulianto dkk agar tidak gentar menghadapi lawan yang memiliki kualitas lebih baik. (asp)


1