Wednesday, October 12, 2011
Kontrak Diputus, ANTV Siap Tempuh Jalur Hukum
ANTV yang mengantongi kontrak hak siar kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia selama 10 musim, terhitung sejak musim 2007/2008, membantah pernyataan PSSI yang menyebut ANTV tidak menanggapi respon dari PSSI untuk berunding tentang kontrak hak siar Liga Prima 2011/2012.
"Tidak benar itu. Kami selalu menanggapi baik keinginan PSSI untuk berunding. Justru PSSI yang kerap menunda ataupun menghambat proses negosiasi itu. Kalau dari pihak ANTV, kami selalu siap bertemu dan berunding dengan PSSI," tandas Yusuf kepada sportiplus.com.
"Sekarang, tersiar kabar PSSI akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan salah satu tv swasta. Kalau memang itu benar-benar terjadi, kami siap menumpuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus itu," lanjut Yusuf.
Yusuf sendiri mengakui, ANTV sudah beberapa kali duduk bersama dengan PSSI uyntuk mebicarakan masalah itu. Tapi, Yusuf juga menambahakan, tidak ada hasil atau progres dari tiap pertemuan yang dilakukannya itu.
"Kami memang sudah beberapa kali melakukan negosiasi dengan PSSI. Tapi tidak ada perkembangannya. Salah satunya kami meminta jadwal pasti Liga Prima 2011/2012 untuk menghitung nilai komersial dari tiap siaran yang kami pertandingakan. Tapi, nyatanya selama ini kami hanya mendapat draft jadwal," ujar Yusuf.
Menurut kabar yang diterima sportiplus.com, PSSI hari ini akan melakukan penandatanganan MoU dengan salah satu tv swasta Indonesia di Gedung Energi, Jakarta. Dugaan kuat, MNC Grup akan menjadi pengganti ANTV dalam hal pemegang hak siar Liga Prima 2011/2012. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan, CEO PT Liga Prima Indonesia Widjajanto tidak bisa dihubungi.
Saturday, October 01, 2011
Semen Padang Siapkan Tim Inti Lawan Timnas U-23
"Seluruh pemain inti akan dipasang saat berhadapan dengan timnas U-23," kata Pelatih Semen Padang Nil Maizar di Padang, Sabtu.
Ia menjelaskan meskipun hanya bertajuk pertandingan pemanasan, namun Semen Padang akan tetap menampilkan pemain yang selama ini menjadi starting eleven dalam mengikuti kompetisi Liga Indonesia musim lalu.
Lebih lanjut, ia mengatakan, melawan timnas U-23 merupakan salah satu kebanggaan bagi tim Semen Padang, karena tim yang dilatih oleh Rahmad Darmawan tersebut diperkuat oleh pemain muda yang juga berkiprah di Liga Super Indonesia.
"Suatu kebanggaan bisa menjajal timnas junior, ini juga menjadi pertandingan pemanasan yang sangat penting bagi Semen Padang sebelum turun di Liga Indonesia musim mendatang," katanya.
Nil juga mengatakan, dalam menghadapi timnas U-23, tersebut tidak ada persiapan khusus yang akan dijalani tim SP.
"Persiapan seperti biasa, tim akan lebih mematangkan lagi teknik dan kerja sama tim dan tetap melakukan permainan menyerang," katanya.
Ia juga menambahkan, saat ini tim hanya fokus terlebih dulu pada pertandingan segitiga melawan PSPS Pekanbaru yang akan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim Padang, Minggu (2/10).
Saat ini klub Semen Padang sedang melakukan pertandingan segitiga melawan Pelita Jaya dan PSPS dalam rangka memperingati dua tahun gempa Sumbar, dan turnamen yang bertajuk Solidarity Games tersebut akan berakhir Minggu (2/10).
Menyinggung tentang jadwal dan singkatnya waktu istirahat bagi pemain sebelum menghadapi timnas, Nil mengatakan tidak mempersoalkan hal tersebut, karena masih ada waktu dua hari sebelum pertandingan.
"Masalah fisik pemain akan tetap terjaga, masih ada waktu dua hari untuk pemulihan katanya," katanya.
Dalam menghadapi timnas U-23 tersebut, Nil berjanji akan menginstruksikan pemainnya untuk tampil menyerang dan dan mengutamakan kerja sama tim dalam membongkar pertahanan tim yang akan tampil di di SEA Games 2011 tersebut. (antara)
Tujuh Calon Pemain Naturalisasi Disumpah 10 Oktober
“Saya sudah diminta untuk mempercepat proses ini. Tapi, bukan saya menentukan pengambilan sumpah. Mereka baru akan disumpah pada 10 Oktober mendatang dan butuh satu pekan agar paspornya keluar,” kata Mantan Deputi bidang Teknis Badan Tim Nasional Indonesia, Iman Arif, di Jakarta, Sabtu (1/10).
Tujuh pemain tersebut, yaitu Sergio Van Dijk, John Van Beukering, Stefano Lilipaly, Tonny Cussell, Joey Suk, Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo. Joey Suk seharusnya melakukan sumpah pada Agustus lalu. Tapi, pemain keturunan Belanda ini harus melakoni persiapan pramusim bersama Go Ahead Eagles di Belanda.
Sayangnya, mereka belum dapat memperkuat Indonesia menghadapi Qatar pada Pra-Piala Dunia 2012 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/10). Sebab, pendaftaran pemain paling lambat dilakukan satu pekan sebelum pertandingan dihelat. (Ratna Puspita/Ajeng Ritzki Pitakasari/republika)
Wednesday, September 28, 2011
Persis Solo Tetap Kedatangan Pelamar Asing
Adalah Jose Manuel Valladares Cataldo, mantan pelatih Divisi I Cili, Santiago Morning resmi mengirimkan surat lamaran kepada manajemen PT SIP. Direktur Operasional PT SIP, Abraham EWT mengungkapkan, pihaknya telah menerima surat lamaran tertulis dari pelatih berusia 51 tahun ini. "Pelatih ini berlisensi A FIFA", ungkap Bram (sapaan akrab Abraham-red).
Jose Manuel bukan pelatih yang baru mengenal sepak bola Indonesia. Sebelumnya, Jose Manuel sempat melatih Kendari Utama FC di Divisi Satu pada 2009 dan sempat merapat di PSM Makassar pada 2010. "Kami masih menunggu kejelasan resmi dari PSSI mengenai status Persis Solo saat ini", tambah Bram saat ditanya kemungkinan Jose Manuel melatih Persis Solo.
Sebelumnya, Persis Solo sudah mendapatkan beberapa pelamar untuk posisi pelatih. Diantaranya adalah Bambang Nurdiansyah, Bonggo Pribadi, Abdul Hafidh Djamado, Sri Widadi dan Samsul Bachri.
(Babhe)
Tuesday, September 20, 2011
Persis Solo Depak 6 Pemain Seleksi
<
Di tengah-tengah menunggu regulasi resmi tentang format kompetisi, manejemen PT Solo Indomandiri Profesional (SIP) mencoret enam pemain untuk tidak diikutkan dalam skuad Persis Solo. Keenam pemain yakni Yoga Atmanegara (kiper), M Analis (bek), Novan Azis (bek), Bachroni Fadli (gelandang), Linggar Sudjito (winger) dan Ricky Kristendi (striker).
Saat ini, pihak PT SIP yang sementara bertugas sebagai manajemen klub masih terus melakukan negosiasi kontrak dengan kapten Solo FC Asep Winarso (bek) dan Sopian (winger). Termasuk tiga ekspatriat asal Australia seperti Aleksandar Vrteski (kiper), David Micevski (gelandang) dan Milan Susak (bek).
Adanya ketidakpastian ini-lah yang membuat pemain seperti Donny Siregar (PSMS Medan) berpikir ulang untuk merapat ke tim Kota Bengawan. Padahal gelandang yang sempat memperkuat Persijap Jepara itu awalnya berkeinginan ke Persis. Selain Donny, Persis sudah menjalin komitmen dengan empat eks Solo FC seperti Zarko Lazatic, Dian Facrudin, Pitono dan Juned Hadianto Wibowo.
Persis sendiri, ujar Kesit, tengah mengincar posisi lowong di Level I seandainya ada klub di level tersebut yang tidak lolos verifikasi ulang PSSI. Untuk Level I, PSSI memang mengutamakan 15 klub Indonesia Super League (ISL) di luar Bontang FC yang terdegradasi ditambah empat tim promosi seperti Persiba Bantul, Persiraja Banda Aceh, Mitra Kukar dan Persidafon Dafonsoro.(Suara Merdeka)
Indonesia Optimistis ke Piala Asia U-16
Manajer timnas Indonesia U-16, Erwin Dwi Budiawan, lewat yang diterima Kompas.com mengatakan, "Kita tinggal satu kali main lawan Australia. Namun, selisih gol mereka di bawah kita. Jadi, kita berpeluang keluar sebagai runner-up. Juara, peringkat kedua, dan peringkat ketiga terbaik otomatis ke putaran final di Doha, Qatar," ungkap Manajer Erwin Dwi Budiawan.
Erwin pun mengaku puas dengan penampilan timnas U-16 Indonesia meskipun akhirnya kalah. "Anak-anak sudah bermain bagus. Buktinya, pada babak pertama, kita kurung Thailand habis-habisan. Sayang, peluang bikin gol selalu kandas karena Thailand pada babak awal bermain defensif. Babak kedua lagi-lagi wasit lebih berat ke tuan rumah. Pelanggaran-pelanggaran yang tidak terlalu berbahaya malah dikasih kartu kuning. Tapi, lepas dari semua itu, tim ini patut mendapat apresiasi. Dengan hanya tinggal sembilan pemain, mereka nyaris bikin gol dan bikin Thailand grogi," beber Erwin.
Klasemen sementara Grup G
Thailand 4 4 0 0 22-4 12
Indonesia 4 3 0 1 24-5 9
Australia 4 3 0 1 17-3 9
Myanmar 4 1 0 3 6-14 3
Hongkong 4 1 0 3 6-8 3
Guam 4 0 0 4 1-42 0
Monday, September 19, 2011
Yerico Umbas Menjadi Ketua BFN
Menurut Ketua KF PSSI,Tony Apriliani pihaknya sebenarnya memanggil pula tim kandidat ketua BFN yang lain yaitu Darius Sinathrya untuk presentasi program-program BFN ke depan."Tapi Darius dan timnya tidak datang tanpa alasan yang jelas ,akhirnya kami putuskan tim dari Yerico yang menjadi pengurus BFN" ujar Tony.
Kendati demikian KF tetap akan mengakomodasi Darius dalam kepengurusan BFN. Kabarnya ,Darius direkomendasikan dari Wakil Ketua Umum PSSI ,Farid Rahman di dalam kepengurusan BFN. Sedangkan Yerico melalui jalur KF PSSI langsung menyiapkan calon-calon pengurus di BFN.
Rancangan Susunan Pengurus BFN
Ketua: Yerico Umbas
Sekretaris: Efraim Ferdinand
Wakabid Timnas Futsal: Justinus Lhaksana
Wakabid Kompetisi: Tio Nugroho
Wakabid Pembinaan Futsal: Ricky Johanes
Wakabid Litbang: Darius Sinathrya
Wakabid Hubungan Antar Lembaga: Muhammad Mukhlas
Wakabid Promosi dan Marketing: Gita Adiprakoso Suwondo
(BAS/MediaSepakbola.com)
Persisam Ingin Duetkan Gonzales-Alam Shah
Manajer Persisam Agus Coeng Setiawan di Samarinda, Minggu, mengatakan pihaknya sudah melakukan negosiasi dengan agen dari striker yang kerap disapa Along. "Hingga saat ini masih dalam proses, mengingat bukan hanya tim Persisam yang menginginkan pemain yang musim lalu membela Arema itu," katanya.
Coeng mengaku sudah punya alternatif pemain lain bila Noh gagal direkrut, karena dalam waktu dekat dua pemain dari China dan Australia juga akan datang di Samarinda untuk melakukan seleksi.
"Ada dua pemain dari Australia dan China yang segera datang, keduanya di posisi sebagai penyerang seperti Noah Alamsyah, namun secara kualitas kami masih buta," jelas Agus Coeng.
Pilihan untuk merekrut Noh, juga telah diamini oleh tim pelatih, yang memang telah memantau kualitas Noh Alamsyah baik ketika membela timnas maupun Arema Malang. "Daniel Roekito telah setuju dan menilai Noh cocok untuk diduetkan dengan El Loco, " jelas Coeng.
Sementara itu Daniel Roekito mengakui kalau tipikal Noah cukup dibutuhkan oleh tim Persisam yang saat ini membutuhkan penyerang yang mau bekerja dan punya skill bagus.
"Saya tahu, Noah tipikal pemain pekerja, dan ini sangat pas dengan karakter pemain yang kita butuhkan, utamanya untuk mendampingi El loco," tegas Daniel Roekito. (antara)
Kurniawan Ingin Balik ke Persitara
Salah satu di antaranya, Kurniawan Dwi Yulianto dan Yaso Somar. “Ya, ada beberapa mantan pemain Persitara yang ingin kembali bermain di sini. Di antaranya Kurniawan dan Yaso Somar,” ungkap Manajer Persitara Rizal Hafid.
Kurniawan dan Yaso Somar merupakan pemain yang punya peran membesarkan Persitara. Terutama si Kurus-panggilan Kurniawan Dwi Yulianto-ikut mengantarkan Laskar si Pitung-julukan Persitara-lolos dari Divisi I, Divisi Utama hingga ke Indonesia Super League (ISL).
Kurniawan juga eks pemain Timnas Indonesia. Dengan pengalamannya itu, semestinya kemampuan si Kurus dalam mengolah bola sudah tidak perlu diragukan lagi. Tetapi, ternyata tidak demikian. Menurut Rizal Hafid, tidak ada jaminan buat si Kurus bisa kembali memperkuat Laskar si Pitung.
Artinya, pemain yang terakhir merumput di Tangerang Wolves (klub Liga Primer Indonesia) itu harus bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Ya, kami akan lihat kemampuannya dulu. Kalau masih tajam dalam mencetak gol, kami akan memberikan tempat buatnya,” kata pria yang akrab disapa Daeng itu. Lebih lanjut Daeng mengatakan, sebenarnya Laskar si Pitung membutuhkan sosok Kurniawan. Itu untuk merangsang masyarakat menonton Persitara.
“Kami sebenarnya ingin menjadikan ikon. Tapi, kami tidak mau Kurniawan hanya sebatas menjadi ikon. Dia juga harus bisa menunjukkan permainan terbaiknya,” tandas Daeng. Selain Kurniawan dan Yaso Somar, seleksi pemain jilid II di Persitara akan diikuti sejumlah mantan pemain klub besar. Seperti eks pemain Persib Bandung, Persita Tangerang, PSMS Makassar, serta Persija Jakarta. “Semua pemain itu akan kami lihat kemampuannya dalam seleksi besok (hari ini Red),” pungkasnya.
(sis/indopos)
Thursday, September 08, 2011
Format Dua Wilayah Dapat Restu FIFA
PSSI berencana untuk membagi kompetisi musim ini menjadi dua wilayah. Hal ini dimaksudkan agar tidak memberatkan klub-klub yang kurang secara finansial ketika tampil tandang.
Dalam keterangan persnya di Kantor Sekretariat PSSI, Selasa (9/6/2011) WIB, setelah mengikuti pertemuan dengan para pengurus baru PSSI, Direktur Pengembangan dan Asosiasi FIFA Thiery Regennas mengungkapkan bahwa FIFA menyerahkan sepenuhnya format liga dan nasib LPI ke tangan PSSI.
Regnnas juga menuturkan bahwa maksud kedatangan FIFA dan AFC kali ini adalah untuk memantau sekaligus memberikan beberapa masukan terkait format Liga kpada PSSI.
"AFC (Konfederasi Sepakbola Asia) dan FIFA mendukung keputusan PSSI dan yang terbaik bagi Indonesia. Kami fokus pada pembangunan sepakbola Indonesia," ujar Ketua Komite Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus.
Guna memastikan format liga, Komite Eksekutif (Exco) PSSI dijadwalkan untuk mengadakan rapat pada 12 September mendatang. Selanjutnya, seluruh klub diharuskan registrasi ulang pada 20 September.
Sementara itu, PSSI sudah menyerahkan berkas-berkas seluruh klub pada AFC untuk diverifikasi. Menurut Sihar, AFC masih memberi kesempatan pada klub-klub yang belum memenuhi 15 persyaratan, termasuk finansial dan kelengkapan sarana berupa stadion.
"AFC menegaskan 15 persyaratan tidak boleh bolong. Kami akan bekerja maraton agar klub tetap bisa berlaga di ACL (Liga Champions Asia). AFC akan melakukan inspeksi stadion pada 26 September nanti," tandasnya.
Wednesday, September 07, 2011
Monday, November 23, 2009
Hanya Dapat Sepasang Sepatu
Menurut rencana, sepatu dan kaus itu diberikan saat peluncuran tim Lakar Samber Nyawa -julukan Persis- ke pentas Divisi Utama 2009-2010 di Balai Kota Solo malam ini (23/11). Saat itu pengurus bakal memberikan sepatu dan kaus secara simbolis.
"Hanya pemain dan jumlahnya 25 orang. Mereka dapat kaus dan sepatu untuk tim kepelatihan. Staf lain tidak karena krisis anggaran," ujar ketua umum F.X. Hadi Rudyatmo kemarin (22/11).
Berdasar pantauan Radar Solo (Jawa Pos Group), kaus Persis ada dua, berwarna merah dan putih dengan merek pabrikan ternama. Termasuk, sepatu dan kaus kaki serta kaus tangan untuk kiper.
Striker Persis Yanuar Ruspuspito menyatakan membutuhkan secepatnya perlengkapan tersebut dari pengurus. Khususnya, sepatu yang dipakai bertanding musim depan.
Sepatu menjadi catatan khusus karena sangat vital digunakan saat bertanding. Terlalu mendadak diberikan membuat pemain sakit kaki.
"Kalau mendadak diberi sepatu untuk bertanding, biasanya kaki lecet karena butuh adaptasi, Mas," ujar dia.
Untuk sementara, pemain berlatih memakai sepatu dan kaus tim seadanya. Mereka yang masih memiliki kemampuan bisa membeli sepatu dengan dana sendiri.
Gelandang serang Persis Nova Zaenal paham dengan kondisi timnya. Karena itu, pemberian kaus dan sepatu diserahkan sepenuhnya kepada pengurus.
Pelatih Persis Abdul Hafid Jamado menuturkan tidak mempermasalahkan keputusan pengurus. Sebab, yang terpenting sekarang adalah menunjukkan prestasi tim kepada publik bola Solo.
"Percuma kalau hanya kostum belakang yang bagus. Sebab, fokus utama saya adalah mengangkat Persis berprestasi," bebernya.
Kondisi Persis tersebut kontras dengan dua atau tiga musim lalu. Saat itu tim pujaan Pasoepati tersebut bergelimang harta dengan berani membayar kontrak pemain hingga ratusan juta rupiah. [im/diq/jawapos]
Persis Solo Tanpa Pemain Asing
Persis Solo yang akan belaga di kompetisi Divisi Utama 2009-2010 mendatang diperkirakan akan bertumpu pada para pemain lokal. Pasalnya dua pemain asing yang direkomendasikan Pelatih Persis, Abdul Hafid Djamado hingga Minggu (22/11) belum deal. Jika kedua pemain asing yang direkomendasikan yaitu Charles Uchena dan Alberto Paredes sampai dengan kompetisi belum bergabung pihaknya akan memaksimalkan pemberdayaan pemain lokal.
Jamado mengatakan sisa waktu tiga hari yang dimiliki Persis Solo sebelum menjamu Persikota, akan dimanfaatkan untuk memperhalus permainan. Karena dia mengaku ada beberapa kekurangan di timnya yang masih memerlukan perbaikan di antaranya soal komunikasi, koordinasi antarlini dan sebagainya.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persis Solo, Paulus Haryoto mengatakan pihaknya mengaku kesulitan mendapatkan sponsor. Padahal saat ini pihaknya amat membutuhkannya menyusul minimnya dana. Terkait itu Panpel Persis berkomitmen bekerja tanpa honor maupun gaji dalam penyelenggaraan kompetisi Divisi Utama musim ini. Sementara, harga tiket pertandingan Persis yang dipatok lebih murah dibanding tahun lalu diharapkan bisa memberikan pendapatan maksimal bagi Panpel.
Menanggapi keluhan panpel, Pasoepati melalui Wapresnya minta lebih dilibatkan dalam setiap pertandingan yang dijalani Persis. Selama ini, komunikasi antara manajemen Persis dengan Pasoepati dinilai masih kurang sehingga Pasoepati pun menjadi kurang optimal dalam memberikan dukungan.
Wakil Presiden Pasoepati, Prapto Koting mengungkapkan, Pasoepati siap mengantarkan Persis mencapai prestasi terbaik dalam kondisi apa pun. ”Kami berharap para suporter dan penonton tetap membeli tiket saat menyaksikan pertandingan Persis. Jangan asal mbludus mengingat kondisi keuangan Persis yang sedang sulit,” jelasnya.
Dia mengatakan, dukungan Pasoepati terhadap laskar Sambernyawa akan diberikan secara total supaya kesebelasan kebanggaan Kota Solo tersebut bisa bermain maksimal. Menurut Prapto, Persis yang didukung para pemain berusia muda diyakini mempunyai fighting spirit yang tinggi sehingga takkan mudah tergoyahkan oleh rival-rivalnya.
Lebih lanjut, Prapto mengharapkan adanya komunikasi yang lebih intensif antara manajemen maupun pengurus Persis dengan Pasoepati. ”Kalau bisa sebelum pertandingan dilaksanakan, sudah ada komunikasi antara manajemen dengan Pasoepati. Dengan demikian, kami bisa lebih optimal dalam memberdayakan para suporter untuk mendukung Persis,” pintanya.
Dalam kesempatan lain, Persis Solo akan melaksanakan launching tim serta peluncuran kostum baru yang akan diginakan pada kompetisi divisi utama 2009/2010 pada hari ini, Senin 23 November 2009 pukul 18.30 WIB bertempat diBalaikota Solo. Rekan-rekan yang ingin bergabung dan mengahadiri dapat berkumpul di mess Persis pukul 18.00 WIB untuk melaksanakan pawai simpatik Pasoepati. :idea: (from : pasoepati.net)Thursday, November 19, 2009
Tomy Dipercaya sebagai Kapten Persis
Kepastian itu diberikan langsung oleh pelatih Abdul Hafid Jamado kemarin (17/11). Tomy dianggap memenuhi kriteria yang diberikan pengurus. 'Tomy tenang, dewasa, berpengalaman, dan lebih senior daripada rekan-rekannya,' katanya. Dia berharap, Tomy bisa membimbing rekan-rekannya saat bertanding.
Kualitas Tommy tidak perlu diragukan dalam tiga kali pertandingan uji coba. Di bawah arahan mantan pemain timnas tersebut, penggawa muda Persis mampu mengontrol emosi.
Saat terjadi kerusuhan penonton dalam pertandingan uji coba melawan AT Farmasi pada Sabtu lalu (14/11), emosi pemain muda mampu diredam. Aksi baku pukul di lapangan mampu dihindarkan. Sampai saat ini, jabatan kapten baru diberikan kepada seorang pemain. Kapten cadangan belum ditentukan.
'Soal cadangan kapten Persis tetap akan kami pertimbangkan. Siapa tahu, Tomy absen karena terkena akumulasi kartu atau cedera,' jelas Jamado. Pilihan jatuh kepada gelandang serang Nova Zaenal dan kiper Didik Tri Yulianto. Mereka masuk nominasi karena faktor senioritas dan usia yang sudah berkepala tiga. Sebelumnya, dua nama itu digadang-gadang sebagai kandidat kuat kapten.
Masalah jabatan kapten Persis memanas beberapa hari ini. Musim lalu, peran tersebut dipegang Moukwelle Ebwangga. Kini, dia hijrah ke Persiba Bantul. Saat pembentukan tim, muncul wacana bahwa posisi kapten Persis dipercayakan kepada Wahyu Tanto. Sayang, stoper tersebut juga hengkang ke Persiba Bantul. 'Siapa pun yang dipilih sebagai kapten sangat vital di lapangan. Apalagi, saat pertandingan,' papar Jamado. [im/diq/jawapos]
Wednesday, November 11, 2009
Djamado asah finishing touch
”Uji coba besok (hari ini) akan kami gunakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan anak-anak menyerap latihan yang kami berikan. Selain itu kami juga ingin mengetahui kemampuan pemain asing yang ingin bergabung ke Persis,” ujar pelatih Persis, AH Djamado seusai latihan di Stadion Manahan, Selasa (10/11).
Djamado memaparkan guna menghadapi pertandingan uji coba itu pada latihan kemarin pihaknya mengasah penyelesaian akhir Haryanto ”Tomy” Prasetyo dkk. Sebab Djamado menilai hal itu kini menjadi salah satu titik lemah skuatnya.
Tadi (kemarin) saya sengaja tidak menyuruh anak-anak untuk game, tetapi lebih memfokuskan pada latihan penyelesaian akhir. Kalau tadi ada ada game saya justru khawatir stamina anak-anak akan banyak terkuras. Akibatnya ketika besok uji coba banyak yang kecapaian,” katanya.
Daftarkan pemain
Di sisi lain pada Rabu ini, manajemen juga berencana mendaftarkan dua pemain yaitu Ricky dan Andri ke PT Liga Indonesia (PT LI) guna mengganti dua pemain yang megundurkan diri beberapa waktu lalu.
Seperti diwartakan dalam harian ini beberapa waktu lalu dua pemain Persis masing-masing, Saparno dan Mardianto mengundurkan diri. Saparno mundur karena alasan pekerjaan sedangkan Mardianto cedera.Sekretaris Umum Pengcab PSSI Solo, Ruhban Ruzziyatno yang ditanya soal kepastian Persis menggunakan pemain asing, menyerahkan hal itu kepada pelatih. Artinya, jika pelatih memandang pemakaian pemain asing sebagai suatu kebutuhan tim, pihaknya akan berusaha keras mencarikan jalan keluar.
”Soal dana yang akan digunakan untuk membiayai pemain asing, kami sekarang ini mulai mencari bapak asuh. Kalau pandangan, sekarang ini kami sudah ada. Tetapi nanti kami masih harus memastikannya,” papar dia.
Menyinggung soal pendaftaran dua pemain baru yaitu Ricky dan Andri, Ruhban mengatakan mereka didaftarkan sebagai ganti dua pemain yang telah keluar yaitu Saparno dan Mardiyanto. Dengan demikian pihaknya akan menggantikan dua nama pemain yang keluar itu, dengan nama pemain yang akan didaftarkannya tersebut.
Kepada pelatih, dia berharap dalam waktu dekat ini telah menetapkan kerangka tim. Karena waktu kompetisi Divisi Utama dianggap semakin dekat. - Oleh : Iskandar
Tuesday, November 10, 2009
Dukung Persis Dari Ibukota
Pasoepati adalah suporter yang pernah mendukung 3 tim yang berbeda. Ketika di tinggal oleh “istri” pertamanya (pelita solo) Pasoepati kembali dipinang oleh “Persijatim” walaupun akhirnya bercerai juga. Tapi yang pelu diingat ketika persijatim ingin meninggalkan solo ada tawaran pengambilalihan induk / pemilik tim Persijatim (yaitu klub Bina Taruna) oleh investor Solo juga tidak mendapat respons memadai dari pihak Pemerintah Kota Solo. Dan kemudian untuk ketiga kali nya pasoepati mendukung tim yang berbeda kali ini adalah persis solo. Tim yang benar – benar merupakan produk asli solo, dan persis bukan tim yang sembarangan, berada di posisi 11 (sempat masuk seleksi LS) dan di coppa indonesia sampai 16 besar. Sebuah prestasi yang lumayan untuk kisaran tim yang baru promosi ke divisi utama. Tapi lagi lagi publik solo terancam akan kehilangan timnya lagi. Belum lama ini manajemen mengumumkan kesulitan dana menerpa tim.DONASI DANA
Sebuah angan yang bukan hanya sekedar angan belaka. karena Ebbsfleet United,
Klub Pertama Milik Komunitas Website. Ebbsfleet United diakuisisi sebuah komunitas website yang beranggota 28 ribu orang di seluruh dunia. Penentuan pemain dan pelatih dilakukan via voting online.Kemungkinan itu terbuka menyusul resmi diakuisisinya Ebsfleet United oleh komunitas yang tergabung dalam situs www.myfootballclub.co.uk (MyFC).
Komunitas yang beranggota 28 ribu orang itu membeli 75 persen saham klub penghuni Blue Square Premier League (satu setrip persis di bawah League Two, divisi terendah di hierarki Liga Inggris, Red) tersebut. Namanya juga komunitas maya, anggotanya pun melintasi batas negara.
Bagaimana dengan pasoepati dengan persisnya?. Berkali kali kali admin situs pasoepati.net meng hubungi penulis baik lewat Yahho massenger maupun lewat sms untuk melakukan sebuah gerakan untuk "membantu" persis yang sedang kesulitan dana. wujud gerakan nya melalui sebuah donasi.Sangat menarik memang dan memang itu salah satu upaya untuk terus menyelamatkan persis agar tetap eksis. salut buat kegigihan mu cha.
Kejadian keinginan pembelian klub juga pernah terlontar dari suporter the reds liverpool, untuk membeli klub tersebut dari emilik asal Amerika Serikat George Gillet dan Tom Hicks setelah merebak kekhawatiran akan kepengurusan klub tersebut. walaupun itu tidak terjadi tapi setidaknya itu juga sebuah contoh pembelajaran buat kita..
Akan tetapi pengumpulan donasi bisa dijadikan alternatif kesekian, karena penulis yakin kalau sebenarnya ada “rembugan” antara berbagai belah pihak (suporter, manajemen, pemda, masyarakat)akan ada sedikit titik terang untuk mengurai masalah dana ini. Persis sudah bukan tanggung jawab manajemen lagi tapi semua pihak yang masih menginginkan solo masih mempunyai mempunyai tim berhak ikut serta urun rembug untuk merumuskan akan dibawa kemana persis.
Terimakasih yang sangat besar untuk admin yang terus berupaya mengumpulkan “dedengkot” pasoepati untuk merumuskan masalah ini. Pasoejak hanya bisa nitip doa dan sedikit urun rembug via internet karena untuk ikut “bergerak” disolo kok rasanya tidak mungkin.
Fenomena Sup Batu
Teringat tulisan pak Bambang haryanto soal fenomena sup batu. Kata sahibul hikayat, terdapat dua orang menaruh kuali besar di atas tungku yang menyala, di tengah alun-alun kota. Dalam kuali dimasukkan air dan sebutir batu. Sejurus kemudian dua orang itu segera mengaduk-aduk “masakan”-nya secara sungguh-sungguh dan bersuka ria.
Lalu datanglah orang ketiga. Ia penasaran, ingin tahu apa yang dikerjakan oleh dua orang yang tampak riang tadi. Ia diberitahu bahwa mereka berdua sedang memasak sup yang lezat, tetapi saat itu masih kekurangan wortel. Orang ketiga itu pun pulang. Ia datang kembali membawa wortel yang segera dituangkan ke dalam kuali. Ia pun segera ikut mengaduk-aduknya.
Orang berikutnya datang menyumbang kubis, loncang, seledri, garam, minyak, penyedap rasa, kaldu, daging, dan keperluan sup lainnya. Adonan tersebut makin lama memang terasa menguarkan aroma yang menggugah selera.
Dan sekarang kita sudah tidak memasak sup batu tapi kita harus berkumpul untuk memasak sebuah sup yang sesungguhnya. Semoga dengan berembugnya kelompok kelompok tadi sup yang bernama “persis” siap dihidangkan kembali untuk kita.
Wednesday, September 16, 2009
Persis Jaring 16 Pemain pada Seleksi Pertama
Seleksi pemain tahap pertama klub sepak bola kebanggan Kota Solo, Jawa Tengah, Persis, menjaring 16 pemain, kata anggota tim selektor Persis Abdul Hafid Jamado."16 pemain tersebut terdiri dari tiga kiper, empat stoper, empat gelandang, tiga pemain sayap, dan dua striker," katanya di Solo, Senin.
Akan tetapi, kata dia, tim penyeleksi Persis Solo belum bisa menyebutkan nama-nama pemain yang terjaring dalam seleksi pertama tersebut.
"16 pemain tersebut merupakan pemain asli Kota Solo," kata dia.
Dia mengatakan, 16 pemain tersebut akan kembali diseleksi pada tahap berikutnya bersama pemain-pemain lain yang belum ikut serta dalam seleksi pertama.
"Mereka akan bergabung dengan sejumlah pemain Persis musim lalu dan pemain-pemain kontingen Solo dalam Porprov Jateng 2009 pada seleksi tahap berikutnya," kata dia.
Dari 124 pemain yang terdaftar sebagai pemain yang mengikuti seleksi pemain Persis Solo, dia mengatakan, hanya 111 pemain yang hadir dalam seleksi pertama, "Pemian yang tidak hadir langsung gugur dan tidak bisa mengikuti seleksi tahap berikutnya,".
"Dari 111 pemain yang hadir dalam seleksi pertama, 66 pemain sudah dipantau dan menjaring 16 pemain yang saya sebutkan tadi," kata Jamado.
55 pemain yang belum terpantau, lanjutnya, akan diseleksi hingga Jumat (17/9).
"Hasil dari seleksi ini akan menjadi rekomendasi untuk pelatih yang akan terpilih nanti," kata dia.
Abdul Hafid Jamado mengatakan, tidak menutup kemungkinan pemain-pemain yang terjaring melalui seleksi ini akan tergusur jika gaya permainannya tidak sesuai dengan pelatih yang akan terpilih nanti. [antara]
Hot news dari pasoepati.net
Pengurus menunjuk Presiden Komisaris PT. Sritex, Lukminto sebagai General Manajer (GM) bond kebanggan wong solo ini, kemudian Kabag Keuangan Pemkot Solo Anung Indro Susanto didaulat menjadi manajer administrasi, sedangkan Manajer Operasional diserahkan kepada Kasubdishub Yosca Herman Sudrajat. Ketiga orang ini menurut penilaian pengurus mempunyai kecakapan dibidangnya masing-masing serta loyal terhadap pembinaan olahraga kota solo dan sekitarnya.
Monday, May 25, 2009
delapan besar Divisi Utama
Di semifinal nanti yang kemungkinan dijadwalkan pada tanggal 26 Mei 2009 persebaya kembali akan berjumpa dengan persema malang, bukan kali pertama persebaya bertemu dengan tim asal kota malang tersebut karena persebaya satu wilayah dengan persebaya berada di wilayah timur group divisi utama tahun ini.
Persebaya akan di jadwalkan bermain di semifinal di samarinda melawan persema malang, sedangkan tim semifinalis lainnya akan mempertemukan PSPS pekan baru menghadapi Persisam Samarinda. hal yang sama persisam maupun PSPS merupakan satu tim dari group wilayah barat, sungguh partai dimana kedua kesebelasan sama sama mengerti karakter permainan dan kelemahan satu sama lain.
Hal yang mungkin sedikit menguntungkan kubu Green Force Persebaya yakni akan ditunjuknya kembali samarinda menjadi host babak semifinal nanti. dimana persebaya sudah banyak beradaptasi dengan lapangan samarinda atau atmosfir sepakbola di samarinda, sedangkan lawan tandingnya di semifinal nanti yakni persema malang sama sekali belum pernah menginjakkan kaki nya di samarinda selama putaran pertama maupun putaran kedua divisi utama kali ini karena beda group.
Apalagi diperkirakan pertandingan semifinal divisi utama kali ini akan lebih menarik dari sebelumnya bagaimana kedua partai ini dalam keempat tim sudah pernah bertemu dan satu group di wilayahnya masing masing. jadi paling tidak mengerti kelemahan dan karakteristis permainan tim tersebut. bagaimana dijadwalkan semifinal akan berlangsung pada tanggal 26 mei nanti yakni mempertemukan Persisam vs PSPS dan Persebaya vs Persema Malang.
Wednesday, May 20, 2009
Gawat! PSSI Naikkan Harga Tiket Laga Ujicoba MU
Upaya PSSI selaku panitia lokal kedatangan MU ke tanah air dalam meraup keuntungan terus berlanjut. Bagaimana tidak, setelah sebelumnya meluncurkan tiket edisi khusus seharga Rp40 juta, otoritas sepakbola nasional ini menaikkan harga tiket tanda masuk laga ujicoba tim elit asal Inggris tersebut kontra Indonesia All-Stars.Di mana sesuai rencana, skuad besutan pelatih Sir Alex Ferguson akan menghadapi para pemain sepakbola nasional yang dipilih melalui polling pesan singkat (SMS), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 20 Juli mendatang.
Meski belum secara resmi melansir kenaikan tiket tersebut, tapi dari informasi yang berhasil dihimpun GOAL.com dari kalangan panitia lokal menyebutkan, kenaikan harga tiket akan diberlakukan sebesar Rp250 ribu untuk VIP Barat dan Timur, serta kategori I.
Seperti diketahui, tiket VIP Barat yang tadinya dijual Rp1,5 juta naik menjadi Rp1,750 juta per lembar. Demikian juga dengan tiket VIP Timur dari harga Rp 1 juta menjadi Rp 1,250 juta, serta tiket kategori I menjadi Rp650 ribu yang semula hanya Rp400 ribu.
Konon, kenaikan tiket itu dibarengi dengan cenderamata yang akan diberikan kepada pemegang tiket dari tiga kategori tersebut, yakni berupa t-shirt. Karena itu, hal ini tetap tidak diakui oleh panitia lokal jika telah terjadi kenaikan harga tiket.